NexTune - Menjelang akhir 2025, Tokopedia bersama TikTok Shop by Tokopedia mencatatkan capaian positif melalui program Promo Guncang 12.12. Program ini tidak hanya meningkatkan aktivitas belanja masyarakat, tetapi juga memperlihatkan peran penting platform digital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Selama periode promo berlangsung, terjadi peningkatan transaksi yang signifikan. Menariknya, pertumbuhan tersebut tidak terpusat di satu wilayah saja, melainkan tersebar ke berbagai daerah di Indonesia.
Transaksi Meningkat dan Makin Merata
Pada periode 12.12, sejumlah daerah mencatat kenaikan transaksi yang cukup menonjol, seperti Jawa Barat, Sumatera Utara, Bali, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Selatan. Hal ini menunjukkan bahwa adopsi e-commerce semakin meluas, tidak lagi terkonsentrasi di kota-kota besar.
Pemerataan transaksi ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekonomi digital yang lebih inklusif. Dengan akses yang semakin terbuka, pelaku usaha lokal di berbagai daerah memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Menurut Senior Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo, capaian Promo Guncang 12.12 mencerminkan semakin kuatnya peran ekosistem Tokopedia dan TikTok Shop dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak hanya terlihat dari meningkatnya jumlah transaksi dan pesanan, tetapi juga dari persebaran transaksi yang semakin merata di berbagai wilayah Indonesia. Kondisi ini membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang dan meningkatkan skala bisnis mereka.
Optimisme Menyambut 2026
Memasuki 2026, Tokopedia dan TikTok Shop optimistis dapat terus memperkuat inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Fokus utama diarahkan pada dukungan berkelanjutan bagi pelaku usaha lokal agar mampu bersaing, baik di pasar dalam negeri maupun pasar global.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat fondasi ekonomi digital Indonesia.
UMKM Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Digital
Di sisi lain, kontribusi UMKM terhadap ekonomi digital masih menyimpan potensi besar. Hingga Juli 2024, dari sekitar 64,2 juta UMKM di Indonesia, baru sekitar seperempat yang terhubung dengan platform digital.
Padahal, nilai ekonomi digital Indonesia pada 2024 tercatat sangat tinggi dan diproyeksikan meningkat tajam pada 2030. Kondisi ini menunjukkan bahwa digitalisasi UMKM dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di masa depan.
Pelatihan Konten Digital untuk UMKM
Sebagai bentuk dukungan nyata, Tokopedia dan TikTok Shop menggandeng berbagai mitra, termasuk pemerintah, untuk mendorong pemanfaatan platform digital oleh UMKM. Salah satunya melalui program Creators Lab.
Pada akhir November 2026, sebanyak 200 UMKM di Banjarnegara, Jawa Tengah, mengikuti pelatihan pembuatan konten video. Dalam program ini, pelaku UMKM dibekali keterampilan membuat konten short video dan melakukan live streaming untuk meningkatkan penjualan.
Senior Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, Vonny Ernita Susamto, menyampaikan bahwa kemampuan membuat konten digital menjadi kunci penting bagi UMKM agar dapat berkembang lebih cepat di era ekonomi digital.
Livestreaming dan Video Pendek Dongkrak Penjualan
Pemanfaatan fitur digital terbukti memberikan dampak nyata. Sejumlah penjual di Tokopedia dan TikTok Shop mengalami lonjakan transaksi hingga puluhan kali lipat setelah memanfaatkan fitur live streaming dan video pendek.
Data menunjukkan bahwa transaksi penjual dapat meningkat hingga 30 kali melalui live streaming, serta naik hingga 31 kali berkat penggunaan short video. Angka ini memperlihatkan besarnya potensi konten digital sebagai alat pemasaran yang efektif bagi UMKM.
Capaian Tokopedia dan TikTok Shop sepanjang Promo Guncang 12.12 2025 menunjukkan bahwa ekonomi digital Indonesia terus berkembang ke arah yang lebih inklusif. Tidak hanya mendorong konsumsi, platform digital juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal di berbagai daerah untuk tumbuh dan naik kelas.
Dengan dukungan inovasi, kolaborasi, dan peningkatan literasi digital UMKM, ekonomi digital Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan nasional di masa depan.









