NexTune - Apple Inc. disebut masih menyiapkan iPad generasi ke-12 untuk dirilis pada 2026, meski dalam beberapa siklus pembaruan terakhir model ini belum juga muncul. Informasi terbaru mengarah pada satu perubahan paling penting, yaitu hadirnya dukungan Apple Intelligence fitur kecerdasan buatan yang selama ini belum tersedia di lini iPad paling terjangkau.
Laporan dari Mark Gurman melalui Bloomberg menyebutkan bahwa iPad budget terbaru masih berada dalam jalur peluncuran tahun 2026. Bocoran ini menjadi krusial karena saat ini iPad entry-level adalah satu-satunya lini modern Apple yang belum mendapatkan fitur AI generatif tersebut.
iPad 12 Diposisikan sebagai Pintu Masuk Apple Intelligence
Saat ini, iPad generasi ke-11 masih menggunakan chip Apple A16 dengan kapasitas RAM yang terbatas. Kombinasi ini dianggap sebagai alasan utama mengapa perangkat tersebut belum mampu menjalankan Apple Intelligence.
Jika bocoran yang beredar akurat, Apple akan meningkatkan performa iPad 12 dengan chip Apple A18. Langkah ini akan membuatnya sejajar dengan lini iPad lain seperti iPad mini, iPad Air, dan iPad Pro yang sudah lebih dulu mendukung fitur AI.
Apple Intelligence sendiri merupakan ekosistem AI Apple yang mencakup berbagai kemampuan seperti:
- Menulis ulang teks secara otomatis
- Merangkum notifikasi
- Membuat gambar berbasis perintah
- Integrasi cerdas di sistem operasi
Dalam konteks iPad murah, kehadiran fitur ini bisa menjadi peningkatan paling signifikan bahkan lebih penting dibanding perubahan desain atau layar. iPad tidak lagi sekadar perangkat untuk belajar dan hiburan, tetapi juga menjadi alat produktivitas berbasis AI.
Potensi Siri Baru Berbasis Gemini
Ada juga spekulasi bahwa iPad 12 akan membawa peningkatan besar pada Siri dengan integrasi teknologi dari Gemini.
Jika benar, Siri generasi baru ini dapat:
- Memberikan jawaban lebih natural
- Membantu merangkum informasi kompleks
- Menjalankan perintah yang lebih kontekstual
Namun, penting dicatat bahwa informasi ini masih sebatas rumor. Apple belum memberikan konfirmasi resmi terkait integrasi Gemini pada iPad 12.
Spesifikasi Diperkirakan Tidak Banyak Berubah
Di luar peningkatan chip dan AI, iPad 12 kemungkinan tetap mempertahankan pendekatan konservatif. Apple diprediksi tidak akan melakukan perubahan besar pada desain maupun hardware utama.
Berikut spesifikasi yang kemungkinan dipertahankan:
- Layar Liquid Retina 10,9 inci
- Touch ID
- Dukungan 5G
- Kamera 12 MP
- Kompatibilitas Magic Keyboard
- Dukungan Apple Pencil
Strategi ini memang sudah menjadi ciri khas Apple pada lini entry-level: mempertahankan desain lama, tetapi meningkatkan performa agar tetap relevan.
Peran Strategis iPad 12 di Era AI
iPad 12 bukan sekadar pembaruan biasa. Perangkat ini berpotensi menjadi “jembatan” yang menutup kesenjangan antara iPad murah dan iPad kelas atas yang sudah lebih dulu masuk era AI.
Selama ini, fitur AI Apple hanya tersedia di perangkat dengan spesifikasi tinggi. Dengan hadirnya iPad 12, akses ke Apple Intelligence bisa menjangkau lebih banyak pengguna, termasuk pelajar dan pengguna umum.
Penundaan peluncuran ke 2026 juga bisa menjadi strategi Apple untuk menjaga fokus pasar, terutama karena perhatian sebelumnya sempat tersedot ke produk lain seperti MacBook versi terjangkau.
Bocoran Harga iPad 12
Untuk harga, meskipun belum ada angka resmi dari Apple, analis memperkirakan iPad 12 tetap berada di segmen terjangkau dengan sedikit kenaikan karena peningkatan chip dan AI.
Perkiraan harga:
- Global: sekitar $349 – $449 (± Rp5,5 juta – Rp7 juta)
- Indonesia (estimasi): sekitar Rp6,5 juta – Rp8,5 juta tergantung varian dan pajak
Harga ini masih sejalan dengan strategi Apple yang menjaga iPad entry-level tetap kompetitif di pasar pendidikan dan pengguna kasual.
Jika semua bocoran ini benar, iPad 12 akan menjadi salah satu pembaruan paling penting dalam sejarah iPad entry-level. Bukan karena desain baru, tetapi karena membawa fitur AI ke kelas yang lebih terjangkau.
Dengan kombinasi chip A18, dukungan Apple Intelligence, dan kemungkinan peningkatan Siri, iPad 12 tampak disiapkan untuk menjawab perubahan besar dalam dunia teknologi di mana AI bukan lagi fitur tambahan, melainkan kebutuhan utama.










